vs ERPNext

Beyond ERP vs ERPNext

Gratis dan open source di atas kertas, tapi butuh tim developer sendiri supaya benar-benar siap pakai dan patuh pajak Indonesia.

Ringkasan singkat. ERPNext (dibangun di atas framework Frappe) adalah ERP open source dengan cakupan modul yang sangat luas, termasuk manufaktur yang cukup dalam untuk skala open source — BOM berjenjang, MRP, dan perencanaan kapasitas produksi. Bisa dipakai gratis kalau di-hosting sendiri, atau lewat Frappe Cloud mulai dari sekitar $5/bulan berbasis kompute, bukan per user. Tantangannya: lokalisasi pajak Indonesia (PPN, PPh 23, Coretax) tersedia lewat aplikasi komunitas di marketplace Frappe, bukan bawaan resmi — statusnya perlu diverifikasi sendiri, dan menyiapkannya biasanya butuh developer yang paham Frappe.

Perbandingan fitur utama

Fokus ke dimensi yang paling sering ditanyakan saat membandingkan keduanya.

DimensiBeyond ERPERPNext
Basis produkDibangun dan dipakai sendiri untuk manufaktur/distribusi IndonesiaPlatform open source global (Frappe), cakupan modul sangat luas termasuk manufaktur yang cukup dalam
Model hargaPenawaran sesuai kebutuhan, siap pakaiGratis kalau self-host (perlu biaya server dan developer), atau Frappe Cloud mulai ~$5/bulan berbasis kompute — bukan per user
Pajak Indonesia (PPN, PPh 23, Coretax)Bawaan sejak awalAda aplikasi lokalisasi Indonesia di marketplace komunitas Frappe, status maintenance dan kesiapan Coretax perlu diverifikasi sendiri
Kesiapan pakai tanpa developerYaTidak — instalasi, hosting, dan kustomisasi umumnya butuh developer yang paham Frappe/Python
Kedalaman modul manufaktur (BOM, MRP, capacity planning)YaYa, termasuk cukup dalam untuk skala open source
Dukungan kalau ada masalahLangsung dari tim kamiTergantung komunitas atau mitra implementasi, kecuali membeli paket support resmi Frappe
Kepemilikan data dan infrastrukturDikelola oleh kamiBisa sepenuhnya di server sendiri kalau self-host

Data harga dan fitur ERPNext/Frappe Cloud per Agustus 2026 dari dokumentasi dan marketplace resmi Frappe; harga berbasis kompute bisa berubah mengikuti penggunaan. Status aplikasi lokalisasi pajak Indonesia sebaiknya dicek langsung karena dikelola komunitas, bukan tim inti Frappe.

Kapan pilih yang mana

Pilih Beyond ERP kalau...

  • Mau sistem yang langsung siap pakai dan patuh pajak Indonesia tanpa perlu developer in-house
  • Prioritas dukungan langsung dari vendor yang juga memakai sistemnya sendiri
  • Tidak mau menanggung risiko maintain infrastruktur dan kustomisasi sendiri jangka panjang
  • Fokus di manufaktur, distribusi, atau percetakan dengan kebutuhan yang sudah jelas

Pilih ERPNext kalau...

  • Punya, atau siap merekrut, tim developer internal yang nyaman dengan Python/Frappe framework
  • Mau kendali penuh atas source code dan hosting sendiri, dengan data sepenuhnya di server sendiri
  • Anggaran lisensi minim di awal jadi prioritas utama
  • Bersedia berinvestasi waktu untuk kustomisasi dan lokalisasi pajak sendiri

Bandingkan sambil coba langsung

Buka demo interaktif Beyond ERP dan lihat sendiri apakah fiturnya sesuai kebutuhan.